Archive

Posts Tagged ‘Budi Rachmat’

Laporan Keuangan. Pentingkah? Atau Formalitas?

December 1st, 2011 No comments
Laporan Keuangan ala Robert Kiyosaki

budi_rachmat

 

 

Laporan Keuangan. Pentingkah ??? atau formalitas ???

From: Budi Rachmat <>
To: …
Sent: Thursday, December 1, 2011 12:40 PM
Subject: Re: Laporan Keuangan. Pentingkah ??? atau formalitas ???

…………………………………..
copas dari email di bawah:

Laporan Keuangan adalah barometer kesehatan sebuah perusahaan. Ibarat medical checkup.laporan keuangan adalah hasil test urin, test darah, audiometric, test jantung dll. Dalam lembar medical checkup akan tergambar kondisi fisik seseorang tentang kesehatannya dan hal-hal apa saja yang sudah melebihi ambang batas normal/kewajaran. Laporan keuangan juga demikian.

Hanya masalahnya sebagian besar orang banyak yang ‘buta’ dengan laporan keuangan. Buta dalam arti disini bukan buta secara fisik, tetapi secara paradigma, belum atau tidak bisa membaca laporan keuangan. Bagaimana hal itu bisa terjadi ???

Bagaimanakah dengan Laporan Keuangan perusahaan anda ???

…………………………………..

setuju sekali…!!!
… Laporan Keuangan Perusahaan bukan hanya perlu tapi HARUS atau wajib…
… karena bila tidak dibuat…, maka timbul masalah dengan pihak luar (pajak, bank, dsb.dsb.dsb.)…
… karena bila tidak dibuat…, bagaimana kita tahu ke-maju-an atau ke-mundur-an usaha..?

JADI, laporan KEU perusahaan adalah WAJIB…!!!

yang menjadi pertanyaan adalah…
… apakah kita sebagai PRIBADI (dan keluarga) perlu mempunyai laporan KEU..?
… bagaimana kita bisa mengukur kemajuan Finansial kita tanpa membuat/memiliki laporan KEU..?
… bagaimana ukuran kemajuan Finansial kita tanpa membuat/memiliki laporan KEU..?

apakah memiliki / menambah mobil pribadi = kemajuan Finansial pribadi..?
apakah memiliki / menambah properti pribadi = kemajuan Finansial pribadi..?

- ketika gaji/income 2,5juta per bulan… ke-mana2 menggunakan kendaraan umum (bis, taxi, ojek)…
- ketika gaji/income naik menjadi 5juta per bulan….. beli motor (cicil, expenses naik), ke-mana2 menggunakan motor…
- ketika gaji/income naik menjadi 15juta per bulan… beli mobil (cicil, expenses naik), ke-mana2 menggunakan mobil…
- ketika gaji/income naik menjadi 25juta per bulan… beli/tambah mobil ke-2 (cicilan, expenses tambah naik), ke-mana2 menggunakan mobil dan keluarga memiliki mobil sendiri…
- ketika gaji/income naik menjadi 35juta per bulan… investasi di properti ambil KPR (cicilan, expenses tambah naik)….

memiliki / menambah mobil n properti yang lebih baik, lebih bagus, lebih besar….
… adalah meningkatnya “level” kehidupan kita…
… bukan ke-MAJU-an Finansial…

apa yang terjadi adalah..
… income naik, pengeluaran naik…
… income naik lagi, pengeluaran naik lagi…
… ber-investasi, pengeluarannya yang naik (cicilan)…
… tidak ber-investasi, pengeluarannya juga naik (inflasi)…

JADI, laporan keu PRIBADI sebaiknya dibuat…!!!
…. dan ukuran ke-MAJU-an Finansial kita (masing2) HARUS dibuat… contohnya: http://wealthstrategyalakiyosaki.com/goal-setting .

DAN ini menjadi penting karena ini menyangkut masalah Anda sendiri….

Bagaimana cara membuat lap keu pribadi yang memberdayakan…
… silahkan hubungi saya

semoga bermanfaat.

salam,
BUDI Rachmat – BB: 21d1346d .

- Follow me: http://twitter.com/budi_rachmat .

- Profile: http://www.PROFILE.BudiRachmat.com .

- Cash Flow 101 Robert Kiyosaki versi bahasa Indonesia: http://t.co/rgIvvrli ( Dino Market )

……………………………………………………………………………………………………

Laporan Keuangan. Pentingkah ??? atau formalitas ???
Posted by: “Rostam Effendi” rosefendi@gmail.com
Mon Nov 28, 2011 1:17 am (PST)

Dear all.

Laporan Keuangan adalah barometer kesehatan sebuah perusahaan. Ibarat medical checkup.laporan keuangan adalah hasil test urin, test darah, audiometric, test jantung dll. Dalam lembar medical checkup akan tergambar kondisi fisik seseorang tentang kesehatannya dan hal-hal apa saja yang sudah melebihi ambang batas normal/kewajaran. Laporan keuangan juga demikian.

Hanya masalahnya sebagian besar orang banyak yang ‘buta’ dengan laporan keuangan. Buta dalam arti disini bukan buta secara fisik, tetapi secara paradigma, belum atau tidak bisa membaca laporan keuangan. Bagaimana hal itu bisa terjadi ???

Tengok saja ketika mendekati bulan-bulan atau hari-hari pelaporan pajak. Hampir sebagian laporan keuangan yang disertakan adalah laporan keuangan ‘kilat’. Atau ketika minta kredit di Bank. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pihak bank akan membantu ‘modifikasi angka-angka’ agar kredit terealisasi. Beberapa waktu yang lalu, kami dan tim mengadakan seminar financial literacy, ternyata hampir 85% pesert seminar dari 50 peserta , didalam bisnisnya tidak mempunyai laporan keuangan. Sisanya sudah membuat tetapi tidak tahu apa artinya.

Laporan keuangan kalau hanya dilihat secara kasat mata memang seperti itu apa adanya.tetapi kalo kita perhatikan dan dianalisa, maka akan terjawab semua permasalahan didalam perusahaan. Apakah masalah di penjualan, stok inventory, manpower, supplier, utang-piutang dan sebagainya.

Bagaimanakah dengan Laporan Keuangan perusahaan anda ???

Hormat Kami

Rostam Effendi
PT Analisa Data Artha
Accounting Service | Financial Report and Analyze

GOAL SETTING.

March 14th, 2011 No comments

GOAL SETTING.

Setuju GOAL harus spesifik agar mudah di-ukur ke-maju-an atau ke-mundur-annya.

Dalam hal Robert Kiyosaki, maka Goal-nya adalah menjadi KAYA….

… dan yang disebut Kaya adalah kondisi dimana Passive Income kita minimal 3x lebih besar daripada Expenses kita.

rumusnya: FF = PI > 3E

FF = Financial Freedom = Kaya.
PI = Passive Income
I = Income atau pendapatan rutin.
E = Expenses.

anda tau E anda sekarang berapa, dikali 3… itulah Target income yang harus dicapai.

contohnya,
jika E anda 10juta per bulan…. maka, anda disebut kaya,
ketika berhasil mendapatkan Passive Income sebesar 30juta per bulan dengan mempertahankan Expenses/Pengeluaran rutin sebesar 10juta per bulan.

Tetapkan waktu-nya untuk mencapai Target tsb…. misalnya 2 tahun dari sekarang… yaitu Pebruari 2013.

Target tsb di atas cukup SMART dengan “waktu” yang juga spesifik.

Tinggal di cek nanti di bulan Pebruari 2013….. anda bisa mencapai Income 30juta per bulan dengan mempertahankan Expenses 10 juta per bulan ga..?

DENGAN cara tsb diataslah saya menetapkan Target Finansial saya ketika keluar dari kantor dan memutuskan untuk usaha sendiri.

Hasilnya….? tahun ke-2 target tsb belum tercapai…. baru tahun ke-3 target tsb tercapai….

Itulah sebabnya kenapa hampir setiap tahun saya berinvestasi (lihat link di bawah)…. ya, karena targetnya belum tercapai.
>>> http://wsak-internet-biz.ws/x123/datanprofile.html

Setelah tercapai, saya tetapkan target baru….

Semoga bermanfaat.
salam,
BUDI Rachmat
http://y.ahoo.it/ezf2Yw

******
Follow me:
- Twitter @ http://twitter.com/budi_rachmat
- FB @ http://facebook.com/BudiRachmat.WSaK

Apa Kita, Siapa Lingkungan Kita.

March 8th, 2011 No comments

“Apa Kita, siapa lingkungan kita”.

Tulisan yg saya terima dari Kevin Wu ( Twitter @ http://twitter.com/kevinwu_wow ) » lihat apa yg lakukan di bagian bawah tulisan ini.

KITA TIDAK MUNGKIN BISA TERBANG SEPERTI ELANG
KALAU KITA HIDUP DI KUMPULAN KALKUN.

Mark Victor Hansen adalah orang yang menciptakan seri buku Chicken Soup.

Waktu penghasilannya baru mencapai $ 1 juta, ia bertemu dengan Anthony Robbins dan bertanya padanya. “Penghasilan Anda demikian besar, bagaimana saya bisa mencapainya juga ?
Anthony bertanya, “Siapakah kelompok pemikir utama Anda ?”
Ia menjawab, “Kelompok jutawan”.
Anthony Robbins berkata, “Itulah kekeliruan Anda. Anda harus bergaul dengan kelompok miliarder, pasti mereka akan membuat Anda berpikir pada tingkatan mereka.”

Kini Hansen hampir mencapai angka penghasilan $ 1 milyar.

Seorang teman atau komunitas tertentu bisa mempengaruhi kita baik atau buruk. Hal ini diteguhkan juga oleh penelitian yang dilakukan Dr. David dari Universitas Havard, yang menyimpulkan bahwa setelah 25 tahun hidup teman-teman Anda memiliki pengaruh terhadap hidup atau kesuksesan Anda.

Pada dasarnya manusia memang senang beradaptasi atau mengikuti pola hidup lingkungannya.

Bila kita bekerja di antara orang-orang yang rajin, berdisiplin tinggi, selalu menjaga mutu dan kualitas, jujur, maka cepat atau lambat kita akan meniru gaya hidup mereka. Namun sebaliknya, bila kita bekerja di lingkungan yang orang-orangnya cenderung malas, telat, tidak disiplin, suka membolos, curang, maka pelan tapi pasti kita akan melakukan hal yang sama.

Karena itu, bila kita ingin berhasil, tempatkanlah diri kita pada jalur yang benar. Tetapkanlah diri kita untuk selalu bergaul dengan pribadi-pribadi yang dapat memberi pengaruh positif, dan masa depan yang cemerlang pun tersedia bagi kita..

Seorang bijak berkata, tunjukkanlah kepadaku sahabat-sahabatmu dan aku akan menunjukkan masa depanmu.

Ini juga berlaku tidak pada pekerjaan saja tetapi juga semua hal.

Carilah pergaulan yang baik, punya prinsip tidak mudah terpengaruh.

KITA TIDAK MUNGKIN BISA TERBANG SEPERTI ELANG
KALAU KITA HIDUP DI KUMPULAN KALKUN.

………….

Jadi… Tempatkanlah diri anda pada lingkungan yg sesuai dgn impian atau tujuan anda.

Contoh kongkrit:

- Komunitas BEC ( Bandung ):
… @all…ada orang KUR BRI, mau presentasi. Waktu mau minggu ini atow minggu depan? Tempat presentasi di warung ide, jl tubagus ismail. Ditunngu kabarnya biar confirm …

- Komunitas EU Jakarta:
… Trims banyak pak. Surprise, setelah komunikasi per telp, kemaren ibu Dxxx ( Kepala Cabang Bank xxx ) langsung datang sendiri ke tempat bisnis saya. Mudah2an positif, karena besok saya janjian dikantor beliau …

- Komunitas TDA ( Tangan Di Atas ):
… Dari komunitas TDA saya dapat kios Gratis di Pusat Grosir Metro Tanah Abang. “Barang dagangan”-nya, dapet dari rekan di komunitas EU …

- Komunitas IYE ( @IYE_Indonesia ) dan QB Leadership ( @BettiSA ) :
… @BettiSA: Pak Budi, apakah Anda akan datang malam ini ke leadership series ? Malam ini pembicaranya Fadel Muhammad. Presentasinya bagus lho tentang entepreneurial public service.
( Saya pernah hadir dgn pembicara Chairul Tanjung, Arifin Panigoro )

******
Follow me:
- Twitter @ http://twitter.com/budi_rachmat
- FB @ http://facebook.com/BudiRachmat.WSaK

Switch to our mobile site